Sebagai institusi Pendidikan Tinggi, kontribusi tidak hanya berkutat pada pelayanan pendidikan, tetapi lebih dari itu. Institusi Pendidikan Tinggi tidak bisa menutup mata terhadap isu dan permasalahan terkait lingkungan hidup. Universitas Terbuka (UT) sebagai salah satu institusi Pendidikan Tinggi terus berkontribusi secara nyata dalam upaya melestarikan lingkungan, dengan mengedepankan ruang terbuka hijau di lingkungan kampus serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan untuk merawat bumi.
Dalam melakukan kegiatan pelestarian lingkungan hidup, UT tidak bisa berdiri dan bergerak sendiri. Diperlukan organisasi atau lembaga lain dengan visi dan misi yang sama untuk menghadapi isu ini, lalu bergerak nyata bersama.
Universitas Terbuka konsisten menghadirkan ruang terbuka hijau dan berkontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan.
"Think globally, act locally and making small steps to make a better world."
Kalimat tersebut merupakan tagline dari Perkumpulan Pemerhati dan Peduli Lingkungan Hidup (PEPULIH), salah satu mitra UT yang memiliki perhatian sama terhadap isu lingkungan hidup. PEPULIH merayakan hari jadinya yang ke-20 dengan mengusung tema "Restorasi Tanah, Disertifikasi, dan Ketahanan Kekeringan" di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta (9/6/2024).
PEPULIH memberikan penghargaan kepada UT pada puncak perayaan HUT ke-20 di Jakarta.
Dalam puncak perayaan hari ulang tahun ke-20 tersebut, PEPULIH memberikan penghargaan kepada beberapa mitra, salah satunya adalah UT. Wakil Rektor IV UT Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis, Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap penghargaan ini.
Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan bahwa UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri tidak terbatas pada pemberian akses pendidikan terbuka dan jarak jauh semata, tetapi juga turut berpartisipasi secara nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup demi keberlangsungan kehidupan generasi selanjutnya yang lebih baik.
Sumber: Universitas Terbuka
