Yogyakarta, 15 September 2026 — Di panggung penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang digelar 15 September 2026 bertempat di Universitas Gadjah Mada, satu nama muncul di posisi ke-30 dari 217 perguruan tinggi terbaik Indonesia: Universitas Terbuka. Universitas yang secara inheren paling hijau karena cara kerjanya: tidak memerlukan jutaan mahasiswa bepergian ke kampus setiap hari.
Pada tahun yang sama, UI GreenMetric World University Rankings 2026 menempatkan UT di peringkat 203 dunia dari 2.016 perguruan tinggi peserta, naik 66 peringkat dari posisi 269 pada 2025. Di antara seluruh universitas terbuka dan jarak jauh di dunia, UT kini berdiri di posisi pertama. Melampui Allama Iqbal Open University Pakistan (284), Open University of Sri Lanka (331), dan Sukhothai Thammathirat Open University Thailand (345).
“Pencapaian ini bukan sekadar kenaikan angka. Ini adalah bukti bahwa model pendidikan jarak jauh UT secara struktural mendukung agenda keberlanjutan global — bukan karena dipaksakan oleh regulasi, melainkan karena memang itulah cara UT bekerja.”
- Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Rektor Universitas Terbuka
Perjalanan UT di UIGM dalam tiga tahun terakhir mencerminkan transformasi yang terencana dan konsisten. Pada 2024, UT berada di peringkat 301 dunia dan posisi 35 nasional. Setahun kemudian, 2025, posisi melompat ke 269 dunia dan 34 nasional, ketika persaingan melibatkan 1.745 kampus global. Dan kini, 2026: 203 dunia, 30 nasional, dari 2.016 peserta.
2024
Peringkat 301 dunia
Posisi 35 nasional
2025
269 dunia, 34 nasional
Dari 1.745 kampus global
2026
203 dunia, 30 nasional
Dari 2.016 peserta
Yang membuat capaian ini lebih bermakna: kompetisinya justru semakin ketat. Jumlah peserta bertambah 271 kampus dari tahun ke tahun, namun UT tetap naik, bukan sekadar bertahan. Total skor UT pada UIGM 2026 adalah 8.250 dari 10.000 — setara 83% ketercapaian, naik dari 78,5% pada 2025. Kenaikan terjadi merata di hampir semua indikator, dengan Energy & Climate Change (EC) menjadi indikator terkuat dengan skor 1.850 dari 2.000 (93% ketercapaian).
Tahun ini juga menandai debut indikator baru: Governance & Digitalization (GD) dengan bobot 1.100 poin dan UT langsung meraih 875 poin (80%) pada penampilan perdananya. Ini menunjukkan bahwa transformasi digital UT, yang selama ini menjadi inti model PJJ, kini diakui secara eksplisit sebagai dimensi keberlanjutan kampus.
Skor Per Indikator UIGM 2026 — Universitas Terbuka
| No | Indikator | Bobot | Poin 2026 | Ketercapaian (%) | Capaian 2025 (%) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Setting & Infrastructure (SI) | 1.100 | 800 | 73 | 76,67 |
| 2 | Energy & Climate Change (EC) | 2.000 | 1.850 | 93 | 83 |
| 3 | Waste (Ws) | 1.700 | 1.425 | 84 | 72,22 |
| 4 | Water (Wr) | 1.100 | 825 | 75 | 60 |
| 5 | Transportation (Tr) | 1.700 | 1.387,5 | 82 | 78,5 |
| 6 | Education & Research (ED) | 1.300 | 1.087,5 | 84 | 91 |
| 7 | Governance & Digitalization (GD) | 1.100 | 875 | 80 | — |
| TOTAL | 10.000 | 8.250 | 83% | 78,5% |

“Kenaikan skor pada indikator EC, WS, WR, TR, dan GD bukan kebetulan. Ini adalah hasil dari kerja terstruktur Tim Gugus Tugas UT Green University yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasional kampus secara sistematis sejak 2024.”
- Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd, Kepala Kantor Penjaminan Mutu
Ada satu hal yang membedakan UT dari ratusan kampus lain yang juga berjuang menaikkan skor UIGM, keunggulan UT bersifat struktural, bukan kosmetik. Setiap mahasiswa UT yang belajar dari rumah dan jumlahnya lebih dari 850.000 orang secara otomatis berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dari mobilitas, pengurangan tekanan pada infrastruktur fisik, dan efisiensi energi. Ini bukan program tambahan. Ini adalah cara UT bekerja sejak hari pertama, sejak 1984.
Kenyataan ini mendapat pengakuan internasional: di antara semua universitas terbuka dan pendidikan jarak jauh di seluruh dunia yang terdaftar di UIGM 2026, UT adalah yang tertinggi. Ini adalah gelar yang tidak bisa dibeli dengan renovasi gedung atau pemasangan panel surya semalam.



Menuju Top 150 Dunia: Komitmen UT untuk Lima Tahun ke Depan
Universitas Terbuka (UT) meraih peringkat ke-26 dunia pada bidang Energy & Climate Change (Energi dan Perubahan Iklim) dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa komitmen UT terhadap keberlanjutan tidak hanya tercermin pada kebijakan dan tata kelola kampus, tetapi juga pada berbagai upaya nyata dalam pengelolaan energi, pengurangan dampak lingkungan, serta penguatan respons institusi terhadap isu perubahan iklim. Posisi tersebut menjadi salah satu capaian penting UT dalam memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam penyelenggaraan pendidikan.
Universitas Terbuka juga terus konsisten dalam melanjutkan program UT Green University melalui penguatan indikator Setting & Infrastructure, peningkatan sistem monitoring air dan energi berbasis IoT, ekspansi program pendidikan keberlanjutan, serta pendalaman tata kelola digital yang terbukti menopang skor Governance & Digitalization. Target jangka menengah UT adalah masuk peringkat 150 besar dunia dalam lima tahun.
