Universitas Terbuka Tingkatkan Kontribusi Energi Terbarukan melalui Optimalisasi Produksi Listrik Tenaga Surya

Universitas Terbuka Tingkatkan Kontribusi Energi Terbarukan melalui Optimalisasi Produksi Listrik Tenaga Surya
PLTS UT kini memasok sekitar 20,8% kebutuhan listrik kampus, setara 61.627 kWh per tahun dari total konsumsi 295.650 kWh, dipantau real-time berbasis IoT.

Tangerang Selatan. Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan dengan meningkatkan kontribusi energi terbarukan terhadap kebutuhan energi kampus. Melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di berbagai lokasi strategis, UT berhasil memperbesar proporsi energi bersih dalam bauran energi kampus sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan efisiensi penggunaan listrik.

Konsumsi 2026295.650 kWhtotal kebutuhan energi listrik kampus dalam setahun
Produksi PLTS61.627 kWhproyeksi energi bersih yang dihasilkan panel surya per tahun
Kontribusi20,8%kebutuhan listrik kampus dipenuhi energi terbarukan

Pengukuran Berstandar UI GreenMetric

Sebagai bagian dari pelaporan UI GreenMetric World University Rankings, Universitas Terbuka secara berkala melakukan pengukuran terhadap rasio produksi energi terbarukan dibandingkan dengan total konsumsi energi listrik. Perhitungan dilakukan menggunakan data konsumsi listrik tahunan, kapasitas terpasang panel surya, durasi penyinaran matahari rata-rata, serta faktor efisiensi sistem. Pendekatan ini menghasilkan estimasi produksi listrik yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja sistem energi terbarukan.

Pada tahun 2026, total konsumsi energi listrik Universitas Terbuka tercatat sekitar 295.650 kWh. Dari kapasitas PLTS yang telah beroperasi, sistem diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 61.627 kWh energi listrik per tahun, sehingga memberikan kontribusi sekitar 20,8% terhadap total kebutuhan listrik kampus. Capaian ini menunjukkan bahwa satu perlima kebutuhan energi operasional kampus telah dipenuhi melalui sumber energi yang bersih, terbarukan, dan ramah lingkungan.

Instalasi Tersebar dan Pemantauan IoT

Kontribusi tersebut berasal dari beberapa instalasi panel surya yang tersebar di lingkungan kampus, termasuk pada gedung administrasi, fasilitas akademik, area parkir, dan bangunan pendukung lainnya. Seluruh instalasi dirancang untuk memanfaatkan intensitas radiasi matahari secara optimal sehingga mampu menghasilkan energi listrik secara efisien sepanjang tahun.

Lokasi Strategis

Panel surya terpasang di gedung administrasi, fasilitas akademik, area parkir, dan bangunan pendukung untuk menangkap radiasi matahari secara optimal.

Dashboard IoT Real-Time

Produksi harian, daya keluaran, efisiensi sistem, dan riwayat operasional terpantau langsung, mendukung pemeliharaan yang efektif.

Universitas Terbuka juga menerapkan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengawasi performa setiap instalasi PLTS secara real-time. Melalui dashboard digital, pengelola dapat memonitor produksi energi harian, daya keluaran, efisiensi sistem, hingga riwayat operasional pembangkit. Sistem ini mendukung proses pemeliharaan yang lebih efektif, meminimalkan potensi gangguan, serta memastikan pembangkit beroperasi pada tingkat kinerja yang optimal.

Manfaat Ganda: Operasional dan Akademik

Pemanfaatan energi surya memberikan manfaat yang signifikan bagi Universitas Terbuka, tidak hanya dalam menekan konsumsi listrik dari jaringan utama, tetapi juga mengurangi biaya operasional dan emisi gas rumah kaca. Di samping itu, keberadaan instalasi PLTS menjadi media pembelajaran yang mendukung kegiatan akademik dan penelitian di bidang energi terbarukan, efisiensi energi, serta pembangunan berkelanjutan.

Selaras dengan Tiga Tujuan SDGs

7
Energi Bersih dan TerjangkauSatu perlima kebutuhan listrik kampus kini dipasok energi surya.
11
Kota dan Permukiman BerkelanjutanInfrastruktur energi kampus yang cerdas dan terpantau IoT.
13
Penanganan Perubahan IklimEnergi bersih menekan emisi gas rumah kaca operasional kampus.

Perluasan Kapasitas ke Depan

Ke depan, Universitas Terbuka akan terus memperluas kapasitas pembangkit energi terbarukan melalui penambahan instalasi panel surya dan integrasi dengan program konservasi energi lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang universitas dalam menciptakan kampus yang lebih hijau, efisien, dan tangguh terhadap tantangan perubahan iklim, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Satu Perlima Energi Kampus dari Matahari

UT terus menambah kapasitas PLTS menuju bauran energi yang semakin bersih dan berkelanjutan.

Jelajahi UT Green University
Lainnya

Berita lainnya