UT Melesat di UI GreenMetric 2025: Tegaskan Posisi sebagai Green Open University
Semarang — Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kancah internasional. Dalam ajang penganugerahan UI GreenMetric World University Rankings 2025 yang digelar di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, UT berhasil mencatatkan peningkatan peringkat yang signifikan, baik di level nasional maupun global.
Capaian ini merupakan hasil dari konsistensi UT dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan melalui model pendidikan jarak jauh. Acara penganugerahan yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, Menteri Lingkungan Hidup, serta pemangku kepentingan isu perubahan iklim ini menjadi saksi komitmen UT terhadap pelestarian bumi.
Peningkatan ini menempatkan UT di atas sejumlah open university dari berbagai negara seperti Pakistan, Sri Lanka, dan Thailand. Lebih dari sekadar pergeseran angka, capaian ini mencerminkan arah kebijakan UT di mana komitmen lingkungan tidak selalu diwujudkan melalui gedung fisik yang megah, melainkan melalui cara belajar yang menjangkau banyak orang namun tetap berpihak pada bumi.
Teknologi di UT tidak sekadar berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi menjadi bagian dari solusi nyata praktik kampus hijau. Melalui sistem pembelajaran berbasis digital, UT membuka akses pendidikan sekaligus berkontribusi signifikan pada pengurangan jejak karbon.
Indikator Penilaian & Komitmen
UI GreenMetric menilai berdasarkan enam indikator utama: Pengaturan & Infrastruktur, Energi & Perubahan Iklim, Pengelolaan Limbah, Air, Transportasi, serta Pendidikan & Riset Berkelanjutan.
Seluruh proses penyiapan data dan bukti dikoordinasikan oleh Tim Gugus Tugas UT Green University yang bekerja secara konsisten melibatkan unit akademik hingga pengelola sistem PJJ. Konsistensi inilah yang menjaga UT tetap berada di jajaran 50 besar perguruan tinggi hijau terbaik di Indonesia pada tahun 2025.
Dengan komitmen pimpinan dan kerja kolektif sivitas akademika, Universitas Terbuka terus melangkah menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari identitas institusi, menegaskan perannya sebagai Green Open University—kampus yang memperluas akses pendidikan sekaligus hadir sebagai solusi pelestarian lingkungan.

