Pada Assessment Meeting UI GreenMetric (UIGM) yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi, Senin, 13 Oktober 2025, Universitas Terbuka (UT) berhasil meraih skor empat dari skala lima dalam kategori pengelolaan kampus hijau.
Berbagai faktor menjadi pertimbangan dalam proses penilaian, mulai dari aspek kepemimpinan hingga kondisi di lapangan. Selain itu, tersedia laporan khusus yang disusun secara kualitatif maupun kuantitatif untuk mendukung hasil penilaian. Ke depan, Trees Rating akan terus dipromosikan agar keberhasilan dan komitmen institusi pendidikan tinggi semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka, jajaran pimpinan universitas, Tim Gugus Tugas UT Green University (UTGU), serta perwakilan dari berbagai unit kerja yang terlibat dalam implementasi program kampus hijau. Hadir pula asesor UI GreenMetric, Dr. Nyoman Suwartha, S.T., M.T., M.Agr. dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Dwita Sutjiningsih, Dipl.HE. (Professor Emeritus). Pertemuan ini menjadi wadah refleksi, evaluasi, sekaligus penyusunan strategi peningkatan berkelanjutan menuju peringkat terbaik dalam penilaian UIGM di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan.
“Pencapaian empat bintang ini merupakan hasil kerja bersama seluruh warga Universitas Terbuka yang terus berupaya mewujudkan visi kampus digital dan hijau. Upaya ini tidak hanya tentang infrastruktur ramah lingkungan, tetapi juga perubahan budaya dan pola pikir menuju keberlanjutan,” ujar Prof. Ali.
Lebih lanjut, Ketua Gugus Tugas UT Green University (UTGU), Mirza Permana, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa hasil penilaian tersebut mencerminkan konsistensi UT dalam menerapkan prinsip-prinsip sustainability di berbagai aspek.
“Universitas Terbuka telah melakukan berbagai inisiatif, seperti efisiensi energi, pengelolaan air bersih melalui mesin air minum RO, pengurangan penggunaan plastik, serta digitalisasi sistem akademik dan administrasi. Ke depan, kami akan memperkuat sinergi lintas unit untuk mencapai predikat lima bintang,” ungkapnya.

Pertemuan UIGM ini juga menandai langkah lanjutan Universitas Terbuka dalam memperkuat posisi sebagai kampus terbuka, digital, dan hijau yang berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan lingkungan berkelanjutan.
Sumber: Universitas Terbuka
